Logo
KERJA SAMA UNIVERSITAS AL-AZHAR INDONESIA (UAI) DENGAN SMA NURUL JADID

Kategori : Sekolah
Dibaca : 150 Kali
Rabu , 06 Juli 2022

Forum Kepala Sekolah dan Guru Bahasa Mandarin Indonesia Tahun 2022 pada tanggal 28-30 Juni 2022 diadakan di PPPPTK Bahasa Jakarta. 

Kegiatan ini diikuti oleh 20 Kepala Sekolah Negeri dan Swasta, 80 guru Bahasa Mandarin Negeri dan Swasta dari jenjang TK sampai SLTA se-Indonesia. Penyelenggara kegiatan Confucius Institute Universitas Alazhar Indonesia (UAI)

Hadir dalam forum tersebut Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Bapak Zhou Bin  (??), Atase Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,  Kemendikbudristek di KBRI Beijing bapak Yaya Sutarya, Kepala PPPPTK Bahasa, Kemendikbudristek Dr. Luizah F. Saidi, M.Pd, Wakil Rektor Fujian Normal University (FNU) Bapak Chen Qinghua, Ketua Yayasan Pesantren Islam Al Azhar Bapak Muhamad Suhadi, Rektor sekaligus Presiden Pusat Bahasa Mandarin UAI Bapak Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin M.Sc, Wakil Presiden Pusat Bahasa Mandarin UAI Bapak Drs. Murni Djamal, MA, Direktur pihak Tiongkok Confucius Institute/Pusat Bahasa Mandarin UAI Bapak Niu Haitao, P.hd, Direktur pihak Indonesia Confucius Institute/Pusat Bahasa Mandarin UAI Bapak Feri Ansori, M.Ed dan Pembina Ikatan Guru Bahasa Mandarin Indonesia (IGUMI), Ketua dan pengurus IGUMI.

Ibu Fitria, M.Pd. memandu acara yang diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia. Dilanjutkan dengan laporan panitia pelaksana oleh Direktur pihak Tiongkok Confucius lnstitue/Pusat Bahasa Mandarin UAI Bapak Niu Haitao, Phd. 

Beliau Memaparkan bahwa "Tujuan kegiatan ini adalah guru bahasa mandarin bisa saling berbagi masalah dan solusi yang dihadapi dalam pembelajaran sehingga membawa dampak signifikasi di tanah air. Kami mengucapkan terimakasih atas kerjasama antara PBM UAI dan IGUMI sehingga terealisasi acara ini.

Sambutan wakil Rektor FNU oleh Bapak Chen Qinghua,  menyampaikan bahwa "Saya mewakili rektor FNU mengucapkan selamat atas pelaksanaan forum perdana kepala sekolah dan guru bahasa mandarin, hal ini adalah salah satu usaha real dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Indonesia".

Sambutan Rektor UAI Bapak Asep Saifuddin, beliau terlebih dahulu memperkenalkan profil UAI. Dalam sinkronitas kampus merdeka mengajar, UAI perlu mengajak kerjasama dengan berbagai stek holder dalam meningkatkan mutu layanan pendidik.

Sambutan ketua pusat P4TK Bahasa ibu Luizah, menyatakan bahwa "bagaimana proses pembelajaran bahasa mandarin meningkat secara sinergi perlu ada persepsi yang sama antar warga sekolah (kepala sekolah, guru, murid dan wali murid) sehingga pembelajaran lebih baik efektif. Forum ini juga menjadi salah satu wadah dalam peningkatan mutu pendidikan, kami berharap ide dan saran dari bapak ibu guru sangat penting.

Sambutan atase pendidikan KBRI Beijing 
moda virtual (zoom meeting) Bapak Yaya Sutarya, bahwa "penguatan diplomasi bahasa mandarin di Indonesia sangat penting, mengingat investor asal Tiongkok banyak ke Indonesia. Sehingga kita membutuhkan murid yang memiliki talent bahasa mandarin. Semua ini perlu dukungan dari bapak ibu kepala sekolah dan guru bahasa mandarin.

Sambutan atase pendidikan Kedubes Tiongkok di Jakarta moda virtual (zoom meeting) bapak Zhoubin, bahwa "Hubungan Tiongkok dan Indonesia sangat harmonis sekali, terbukti investor banyak yang kesini, pun pengajaran bahasa mandarin berkembang secara pesat, sehingga membawa dampak positif bagi kedua negara".

Selanjutnya diskusi panel guru bahasa mandarin terkait kebijakan umum pendidikan nasional yang dipimpin oleh widia iswara bahasa mandarin P4TK Bahasa ibu mulawarni, M.Pd. 

Ditempat terpisah juga diselenggarakan diskusi panel kepala sekolah yang dipimpin oleh Bapak Niu dan bapak Feri Anshori terkait pelaksanaan pembelajaran bahasa mandarin. Dan menghasilkan beberapa rekomendasi yaitu penyusunan bahan ajar, Guru volunter, dan pemberian beasiswa.

Menambahkan ibu Puspita Lestari, Phd. Widia iswara Bahasa Mandarin P4TK Bahasa “Persyaratan volunteer guru bahasa mandarin yang disediakan sekolah yaitu visa, tempat tinggal, tranportasi dan uang makan. 

Terakhir penandatangan Memorandum of Understand (MoU) Confucius Institute/PBM UAI dengan kepala sekolah. Ditutup dengan penyerahan cindera mata dan sesi foto bersama.                      Pewarta Muhammad Khodir