Logo
WEBINAR: SOSIALISASI PROGRAM KERJA SMA NURUL JADID TAHUN TAKWIM 2021

Kategori : Sekolah
Dibaca : 2147483648 Kali
Rabu , 20 Januari 2021

Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat SMA Nurul Jadid (SMANJ) berinovasi dalam pengelolaan kelembagaan. Diantaranya pengelolaan kelembagaan berbasis digital.
Sebelum merebak pandemi Covid-19, setiap tahun sekolah mengadakan rapat bersama wali murid/santri yang difasilitasi oleh pesantren, yang bertujuan menyampaikan program kerja sekolah dan berbagai informasi penting lainnya selama ‘nyantri’ di Pondok Pesantren Nurul Jadid dan belajar di SMANJ.
Namun kegiatan rapat wali murid/santri dengan mengumpulkan banyak peserta pada tahun ini (2021) tidak bisa dilaksanakan.  Hikmah dari pandemi covid-19, sosialisasi Program Kerja SMA Nurul Jadid Tahun Takwim 2021 dilaksanaka secara webinar dan dengan audien terbatas.
Webinar itu dilaksanakan pada hari senin (18/01) di gedung galery yang berkolaborasi dengan Tim Informasi dan Teknologi (IT) Pesantren Nurul Jadid (PPNJ) dan dilaksanakan secara live kepada wali murid/santri melalui zoom meeting dan live streaming via Youtube dan Facebook SMANJ. Tujuannya adalah menyampaikan sosialisasi program sekolah kepada stakeholder.
Kepala Sekolah, Didik P Wicaksono, S.Sos,. M.Pd menjelaskan, Program kerja SMANJ pada tahun takwim 2021, secara garis besar menjadi tiga program utama. Pertama program integrasi pesatren dan sekolah. Kedua Program Sekolah Unggulan, Sekolah Pelaksana SKS dan Sekolah Penggerak serta ketiga program efesiensi dan efektivitas penggunaan anggaran yang berprinsip pada manajemen berbasis sekolah (MBS).
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo, Kiswanto, S.Pd., M.Pd memberikan filosofi “bersama-sama menumbuk padi untuk dijadikan beras”.  Kalimat filosofi yang sangat tepat dalam dunia pendidikan, sangat cocok sekali untuk diterapkan oleh SMANJ. Kerja tim yang solid. Kerja bersama berjuang mewujudkan visi, misi, tujuan untuk kemajuan SMANJ. Sehingga SMANJ mampu bersaing di tingkat lokal, propinsi, nasional dan bahkan internasional.
Sementera itu Sekretaris Pesantren, KH. Faizin Syamwil, S.Ag., M.Ag mengutip pandangan pendiri Pesantren Nurul Jadid, "Pesantren tidak hanya mencetak santri untuk menjadi seorang ulama, tetapi harus ada peran-peran lain yang harus dipersiapkan oleh pesantren atau sekolah agar bisa menopang hidupnya dalam bermasyarakat. Program SMA Nurul Jadid sangat sesuai dengan perencanaan pesantren mempersiapkan kader yang terbaik, sangat baik kegiatan vokasi ditingkatkan namun dengan tetap tidak menghilangkan nilai-nilai kepesantrenannya”
Pembina Pengawas cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo, Drs. Kholis Hasyim, MM mengungkapkan salah satu keunggulan kurikulum 2013 adalah adanya mata pelajaran kewirausahaan yang disiapkan untuk membentuk vokasional skill. Apa yang menjadi program SMA Nurul Jadid mengembangkan kewirausahaan sangat bagus dan sangat sesuai dengan kurikulum 2013.
Lulusan dari SMANJ diharapkan siswa/santri  memiliki ilmu agama yang tinggi serta mempunyai bekal vokasi sehingga bisa menjalani kehidupannya dengan baik dalam bermasyarakat.
Nara sumber dari Dunia Usaha dan Industri (DUDI) yang diwakili oleh Drs. Syafi’i menyampaikan peran CSR Bidang Pendidikan PT.Jawa Power-PT.YTL. Peran itu diantaranya melalui dua Yayasan mendirikan dan mengelola jenjang pendidikan SLTP dan SLTA dengan penerapan full day school di daerah Paiton. Selain itu peningkatan kapasitas Guru melalui berbagai pelatihan, Student Practice/PKL, Bea siswa dan Bantuan Paket Pendidikan, Bantuan Peningkatan Sarana Belajar  (Paving FaBa) dan Event Sponsorship dan pengembangan sepak bola kelompok umur.
Disela-sela kegiatan, Kepala Sekolah SMANJ menyampaikan laporan tertulis pemasangan paving dan sekaligus ucapan terima kasih atas bantuan paving sejumlah 60.660 buah dan Kanstin 428 buah dari PT. Jawa Power - PT. YTL Jawa Timur yang disaksikan seluruh peserta.
Kepala BKOSS PPNJ KH. Maimun Makki Wafi berkenan memimpin do'a demi lancarnya kegiatan. Barakallah.
(Red. Humas smanj)