• heder422
  • 4
  • 1
  • 3

Selamat Datang di Website SEKOLAH MENENGAH ATAS NURUL JADID | Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SEKOLAH MENENGAH ATAS NURUL JADID

NPSN : 20546523

Jl.KH.Zaini Mun'im Karanganyar Paiton Probololinggo 67291 Jatim


kantor@smanj.sch.id

TLP : (0335) 771202


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 201207
Pengunjung : 68800
Hari ini : 58
Hits hari ini : 137
Member Online : 9
IP : 54.162.173.119
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • WIKE KRISTIAN (Siswa)
    2016-05-09 09:38:38

    karna, hanya kamu yang kurindukan ! salahkah? #yus
  • FITRIAH NUR KAMILAH (Siswa)
    2016-04-26 10:44:57

    2|3
  • UMMI KULSUM (Siswa)
    2016-04-24 10:37:02

    pengen ada pelajaran TIK tapi yahhhhh..... nasib nasib program bahasa suabuarrrrrrrrrrrr...........
  • FITRIAH NUR KAMILAH (Siswa)
    2016-04-24 10:23:32

    buat unilant semangat yah ... stuken be the winner
  • ANA MUFIDAH ZANDA (Siswa)
    2016-04-12 12:38:57

    alhamdulillah sudah bergabung,, #71
  • SHALIHIN, S.Kom. (Admin)
    2016-04-12 12:36:01

    1|2
  • ANA MUFIDAH ZANDA (Siswa)
    2016-04-12 12:33:22

    undefined
  • WIKE KRISTIAN (Siswa)
    2016-04-12 12:30:32

    ALHAMDULILLAH :D
  • UMMI KULSUM (Siswa)
    2016-04-12 12:25:21

    smanj tambah disiplin #good job
  • SOFI ZAKIYA (Siswa)
    2016-04-12 12:23:52

    alhamdulillah...sudah bisa bergabung!!!

Hura-Hura Class Meeting




PEMBUKAAN CLASS MEETING

               SMA Nurul Jadid - “Dipandang sebelah mata” merupakan kalimat yang tepat untuk menggambarkan pembukaan classmeeting di tahun ini. Acara yang terselenggara pada hari selasa (1912) kemarin, telah menyuguhkan pemandangan yang cukup “Wow” pasalnya jumlah siswi yang berpartisipasi sangatlah sedikit yang tentu hal ini berimbas pada jalannya acara yang terkesan sepi. Siswi kelas X mendominasi, dikarenakan pada hari itu masih berlangsung ujian untuk siswi kelas X, lantas dimana siswi lainnya?

                Wawancara yang dilakukan bersama Uffi Liza selaku Ketua Osis mengungkapkan bahwa pada hari itu telah diberlakukan sistem tutup gerbang. Hal tersebut menuai beberapa protes dari siswi yang tidak ingin berpartisipasi dalam acara ini. Seolah ingin meredam protes yang ada, Ibu Kuni Badriyah datang membuka gerbang serta menegaskan “ Jika kalian mempunyai rasa menghargai, tentu kalian akan turut andil dalam acara ini. ”Namun sebagian besar siswi memilih pulang, mereka beranggapan acara tersebut kurang  penting dan membuang waktu.

               Meskipun acara tersebut terkesan sepi, namun acara tersebut berjalan lancar dan Bapak H. Faizin Samuel selaku Kepala Sekolah tetap memberikan sambutan yang berisi “ SMA Nurul Jadid tidak hanya berpotensi dalam bidang akademik namun juga harus berprestasi di bidang non akademik. Bersainglah secara sehat agar kalian dapat menjadi pemenang.” Bapak H.Faizin Samuel juga membuka acara classmeeting dengan melepaskan balon. Dengan dilepaskannya balon classmeeting resmi dibuka.

ACARA CLASS MEETING

                Terselenggaranya PAS (Penilaian Akhir Semester) di SMA Nurul Jadid menjadi penggerak hati para organisator untuk menyegarkaan kembali pikiran para siswi dari seabrek soal ujian dengan menyelenggarakan ajang penunjukan bakat dalam bidang non akademik atau lebih dikenal dengan sebutan “Class Meeting”. Panitia class meeting sendiri bukanlah semua berasal dari OSIS, ada sebagian siswi yang bukan anggota OSIS.

                “Class meeting ini menjadi wadah untuk membentuk dan mendidik siswi selain OSIS untuk media pembelajaran berorganisasi.” Tutur pembina OSIS puteri. Karena menurutnya, terkadang ada siswi biasa yang juga berkompeten berorganisasi tapi dia bukanlah organisator. Maka, class meeting lah tempat mereka berorganisasi. Ada 5 perlombaan yang di class meeting kan, diantaranya adalah praktek ibadah, tahlil, pukul air, quis, dan ambil koin. Praktek ibadah menempati perlombaan pertama yang dilombakan pada hari rabu(2012). Perlombaan Praktek ibadah (P.I) berjalan dengan semestinya, hingga munculah kendala saat ditengah perlombaan. Seharusnya lomba P.I dihadiri oleh 2 juri, namun salah satu juri dikatakan tidak dapat menghadiri perlombaan  dikarenakan ada kepentingan. Perlombaan berjalan dengan satu juri dan tiba-tiba juri yang dikatakan tidak dapat hadir mendatangi tempat perlombaan. Delegasi pertama lomba P.I dari X IBB 3 terpaksa mengulang penampilannya. “Itu adalah kesalahan dari panitia yang kurang komunikasi dengan juri, mengenai kendala tersebut dan karena efek terlalu semangat yang langsung memulai perlombaan dengan satu juri.” Demikian tanggapan ketua panitia class meeting.

                Panitia sendiri mengalami kendala lagi mengenai waktu perlombaan yang  telah disusun sebelumnya. Kepala Sekolah SMA Nurul Jadid menyatakan bahwasanya hari Sabtu (2312) KBM telah aktif sebagaimana mestinya. Mengenai pernyataan itu, panitia terpaksa mengumpulkan 4 perlombaan yang tersisa menjadi satu waktu perlombaan, yakni hari Kamis(2112). Lomba Tahlil menempati kelas pojok lantai dua, untuk mencegah terganggunya keramaian dari lapangan SMA Nurul Jadid  yang ditempati oleh lomba Pukul air dan Ambil koin.Tak lupa, lomba quis sendiri menempati ruang  tertutup yakni Laboratorium Fisika. Berbagai kendala hampir ada ditiap-tiap lomba. Saat loma pukul air berlangsung, tak disangka delegasi kelas XI IPA 4 memukul air yang bukan miliknya. Lomba Pukul air telah disediakan garis agar memukulnya berarutan. Tapi, tak ada satupun panitia yang menegurnya, juga adanya orang yang lain yang bukan merupakan panitia yang mengendalikan berjalannnya lomba.

                Tak jauh beda dengan lomba Pukul air, lomba Ambil koin pun menuai kecurangan saat babak semifinal. Koin yang telah dikumpulkan dalan wadah bercampur tepung itu, ditempatkan pada satu tempat agar lebih mudah dicari oleh mulut peserta delegasi dari kelasnya, juga cukup kurangnya penjagaan panitia ditiap-tiap wadah menjadikan mereka leluasa untuk berbuat curang.

                Lomba Tahlil terbilang “krik..krikk” pada saat itu karena dari 30 kelas di SMA Nurul Jadid putri, hanya 8 kelaslah yang mendelegasikan anggota kelasnya. Hampir seluruh siswi berada di lapangan SMA Nurul Jadid untuk menonton keseruan lomba pukul air dan ambil koin. Lomba quis pun begitu, juga karena dalam ruangan tertutup, menjadikan tak banyak orang mengetahui adanya lomba di Laboratorium Fisika tersebut.

                “ Lombanya gak seru!” salah satu tanggapan siswi XII IPA yang namanya tak mau dikorankan setelah usainya acara. Class meeting tahun ini kurang sukses. Kurangnya partisipasi sisai SMA Nurul Jadid menjadi pemicu utama. ”Siswi SMA Nurul Jadid memiliki tingkat kesadarannya yang rendah.” Ujar pembina OSIS puteri  mengenai sedikitnya partisipasi siswi SMA Nurul Jadid dalam perlombaan class meeting. Dari sisi siswi, mereka kurang menyukai perlombaan yang dilombakan saat class meeting, seperti Tahlil dan Praktik ibadah contonhnya. Juga karena perubahan waktu lomba seperti lomba Tahlil yang membutuhkan persiapan matang yang tiba-tiba diubah secara mendadak. Pandangan siswi SMA Nurul Jadid, class meeting hanyalah untuk bersenang-senang saja. Berbeda dengan pemikiran pembina OSIS  sendiri yang mengadakan lomba seperti Tahlil dan Praktek ibadah dengan disertai alasan untuk menambah wawasan furudul Ainiah siswi SMA Nurul Jadid bagi lomba P.I dan lomba Tahlil untuk lebih menghafalnya, karena mempelajari Tahlil termasuk fardhu kifayah menurutnya. “Apa salahnya P.i dan Tahlil di class meeting kan ?” tanya Ibu Kuni mengenai tanggapan beberapa siswi yang kurang menyukai perlombaan tersebut.

                Pada intinya, pembina OSIS putri mempunyai tujuan bagi siswi SMA Nurul Jadid agar mendapat manfaat selepas mengikuti lomba-lomba yang dilombakan. Tapi, yang terjadi di lapangan siswi SMA Nurul jadid kurang menanggapinya.

PENUTUPAN CLASS MEETING

                Rabu, 27 Desember 2017 – penutupan classmeeting diadakan di halaman SMA Nurul Jadid, acara ini disaksikan oleh seluruh siswi SMA Nurul Jadid dan beberapa guru yang hadir. Demi mempersingkat waktu, juru acara melontarkan sapaan sehingga dapat memcahkan keramaian. Sambutan pertama disampaikan oleh Fatimatuz Zahro selaku ketua panitia “terima kasih kepada seluruh panitia telah bekerja keras untuk menyukseskan classmeeting ini dan ucapan terima kasih kepada seluruh siswi telah berpartisipasi mengikuti seluruh lomba yang telah diadakan” tutur ketua panitia.

                Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak H. Faizin Syamwil M.Pd selaku kepala sekolah. Ada dua point yang disampaikan oleh beliau “pada kesempatan kali ini ada dua point yang ingin saya sampaikan. Pertama, selamat kepada para peserta yang telah mendapatkan penghargaan dan jangan pernah berkecil hati karena tidak memenangkan lomba yang telah diadakan karena akan ada kesempatan di tahun yang akan datang. Kedua, pada tanggal 1 Januari 2018 kepala sekolah akan diganti, dengan pergantian ini saya mengucapkan banyak terima kasih karena kalian sudah memberi prestasi yang kali berikan kepada SMA Nurul Jadid.” Ucap Bapak H. Faizin dan menjadi sambutan akhir dari masa jabatannya.

                Pemenang lomba dibacakan oleh Debi Latifatul Faizah selaku juru acara. Lomba praktek ibadah juara 1 diaraih oleh kelas XII IPA 3, juara 2 diraih oleh kelas XI IPA 3, dan juara 3 diraih oleh kelas X IPA 3. Lomba tahlil juara 1 diraih oleh kelas X IPA 3,  juara 2 diraih oleh kelas XI IPA 3, dan juara 3 diraih oleh  kelas X IPA 6. Lomba kuis pesantren juara 1 diberikan kepada Miftahul Afifatur kelas XII IPA 5, juara 2 didapatkan oleh Farhatun Nisa’ kelas XII IPA 3, dan juara 3 diraih oleh Siti Nur Kholisoh kelas XII IPA 3. Lomba ambil koin juara 1 diraih oleh kelas XII IPA 3, juara 2 diraih oleh kelas XII IBB 3, dan juara 3 diraih oleh kelas XI IPA 3. Dan lomba pukul air juara 1 diraih oleh kelas XI IPA 6, juara 2 diraih oleh kelas XI IBB 4, dan juara 3 diraih oleh kelas X IBB 3.

                Pemberian hadiah diberikan oleh kepala sekolah dan do’a menjadi penutup dari acara classmeeting 2017 ini. Setelah acara penutupan siswi tidak boleh beranjak dari lapangan karena anggota ALIF menunjukkan keelokan dalam keahliannya. Mereka menampilkan dramatisasi puisi dengan bertemakan “Hari Ibu”.

                Penampilan ini menjadi unjuk perdana. Karena para pemain adalah para junior amggota ALIF. Meskipun penampilan ditangani oleh kelas X tidak menutup kemungkinan mereka menunjukkan bakat mereka dengan maksimal. Penonton juga menyimak dengan baik sehingga ada sebagian penonton yang terharu karena teringat ibunya yang ada di rumah. Sayangnya ada sedikit kendala yang membikin konsentrasi para penonton pecah karena kurang adanya jiwa partisipasi dari para guru. Akhirnya tepuk tangan meriah menjadi akhir dari agenda pada tanggal 27 Desember 2017. (ILA/MISIPi)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas